Kecelakaan Akibat Kerja Dan Cara Mencegahnya

Image result for ppe for any workers

 

Kecelakaan akibat kerja yaitu kecelakaan berhubung dengan jalinan kerja pada perusahaan. Hubungan kerja di sini dapat bermakna, kalau kecelakaan terjadi karena oleh pekerjaan atau pada saat melakukan pekerjaaan. Maka dalam hal semacam ini, terdapat dua persoalan penting, yakni : 

  1. Kecelakaan yaitu akibat segera pekerjaan, atau
  2. Kecelakaan terjadi ketika pekerjaan tengah dilakukan. 

Terkadang kecelakaan akibat kerja diperluas ruang lingkupnya, hingga mencakup juga kecelakaan-kecelakaan tenaga kerja yang terjadi ketika perjalanan ke atau dari tempat kerja. Kecelakaan-kecelakaan di rumah atau waktu rekreasi atau cuti, dan sebagainya yaitu di luar arti kecelakaan akibat kerja, meskipun mencegahnya sering dimasukkan program keselamatan perusahaan. Kecelakaan-kecelakaan sekian termasuk pada kecelakaan umum hanya saja menimpa tenaga kerja di luar pekerjaannya. 

 

Terdapat tiga grup kecelakaan : 

  1. Kecelakaan akibat kerja diperusahaan
  2. Kecelakaan lalu lintas
  3. Kecelakaan dirumah 

Bahaya pekerjaan yaitu beberapa aspek dalam jalinan pekerjaan yang bisa menghadirkan kecelakaan. Bahaya itu dimaksud mungkin, bila beberapa aspek itu belum menghadirkan kecelakaan. Bila kecelakaan sudah terjadi, maka bahaya itu sebagai bahaya riil. 

 

Mencegah kecelakaan berdasar pada pengetahuan mengenai sebab-sebab kecelakaan. Sebab-sebab kecelakaan disuatu perusahaan di ketahui dengan mengadakan analisis kecelakaan. Oleh karena itu sebab-sebab dan cara analisis harus benar-benar di ketahui. 

 

Mencegah diperuntukkan pada lingkungan, mesin-mesin, alat-alat pelindung kerja dan manusia seperti memanfaatkan pakaian keselamatan dan sepatu safety. Lingkungan kerja harus penuhi kriteria lingkungan kerja yang baik, pemeliharaan rumah tangga yang baik, kondisi gedung yang selamat dan rencana yang baik. Kriteria lingkungan kerja mencakup ventilasi, penerangan cahaya, sanitasi dan suhu hawa. Pemeliharan rumah tangga perusahaan mencakup penumpukan, penyusunan mesin, bejana-bejana dan sebagainya. Gedung harus memiliki alat pemadam kebakaran, pintu keluar darurat, lubang ventilasi, dan lantai yang baik. Rencana yang baik terlihat dari penyusunan operasi, penyusunan tempat mesin, sistem yang selamat, cukup alat-alat, dan cukup bebrapa dasar proses dan sebagian ketentuan. Mesin-mesin, alat-alat dan perkakas kerja harus penuhi rencana yang baik, cukup diperlengkapi alat-alat pelindung, dan sebagainya. Rencana yang baik terlihat dari sebaiknya pelindung pada bagian-bagian mesin atau perkakas-perkakas yang bergerak, diantaranya berputar. Apabila ada pengaman itu, harus di ketahui efisien tidaknya, atau terlihat juga dari potongan, bentuk dan ukurannya, alat-alat atau perkakas kerja. Kurangnya perawatan sering menyebabkan bencana besar seperti peledakan mesin diesel.

Write a comment

Comments: 0