Panduan Safety Riding untuk Pengendara Motor Wanita

1. Lampu sein janganlah tertutup dengan Tas/Jaket ketika boncengan! 

Berikut satu diantara hal yang kerap djumpai ketika pengendara motor berboncengan, kadang-kadang mereka lupa bahwasannya tas atau jaket orang yang diboncengi menutupi lampu sein pengendara motor tersebut. Alhasil saat pengendara motor itu ingin berbelok. Berlangsung komunikasi yang salah pada pengendara motor keduanya. Di pihak pengendara motor yang satu katakan kalau dia telah nyalakan sein, walau demikian di segi lain pengendara lain tidak bisa lihat sein yang dinyalakan lantaran tertutup oleh tas/jaket orang yang diboncenginya. Umumnya ini cikal akan kecelakaan di jalan. Ada yang pernah ngalami hal serupa? 

 

2. Janganlah melawan arah/melawan arus! 

Hargai hak ingindara motor yang lain dengan tak melawan arus. Melawan arus atau melawan arah saat ini telah dapat didapati di mana-mana. Entah di universitas Kampus Indonesia sendiri ataupun ditempat keramaian yang lain. Seperti tak ada rasa takut atau malu tidak mematuhi. Pengemudi motor type ini begitu membahayakan pengemudi yang lain, sayangnya sedikit orang yang menyapa hingga mereka yang tidak mematuhi terasa seperti membetulkan perbuatannya. Oleh karenanya, untuk mahasiswa yang lihat pelanggaran seperti ini di universitas ataupun diluar universitas. Janganlah sungkan untuk menyapa mereka yang berbuat salah. Bagaimanapun aksi melawan arus/melawan arah begitu membahayakan keselamatan ingindara tersebut ataupun orang lain. 

 

3. Hati-hati saat berbelok serta berhenti 

Jangan lupa gunakan sein saat ingin berbelok, min beberapa meter sebelumnya.

 

4. Gunakan Sepatu Safety

Sepatu Safety dapat melindungi Anda saat berkendara, model sepatunya juga sangat beragam, dapat digunakan untuk pria dan wanita.

 

5. Siaga pada Tas yang diletakkan dibawah kaki untuk pemakai motor matic! 

Untuk wanita pemakai motor matic hati-hatilah jika kerap menyimpan tasnya pada tempat pijakan kaki atau menyelempangkan tas yang dipunyainya. Lantaran sebagian masalah penjambretan berlangsung lantaran dua hal diatas. Paling aman memanglah memakai tas gemblok atau tas ransel bila memakai kendaraan umum atau motor. Jika bagasi motor cukup muat untuk menaruh tas. Sebaiknya memakai bagasi/box yang ada di motor supaya lebih aman. 

 

6. Hargai hak pejalan kaki dengan tak menaiki trotoar/zebra cross 

 

Banyak yang mecoba coba mengambil hak pejalan kaki dengan memotong jalan lewat entah itu jembatan pejalan kaki, zebra cross, serta trotoar jalan. Sebaiknya kita mulai sadar kalau untuk jadikan satu kota lebih teratur dengan baik. Bukan sekedar system yang diperbaiki, tetapi manusianya juga butuh berbenah diri.

Write a comment

Comments: 2